Perbedaan penggunaan bahasa Inggris
Amerika dan British, di antaranya adalah sebagai berikut:
Misalnya, kata "color" (Amerika) versus "colour"
(Inggris), "center" (Amerika) versus "centre" (Inggris),
atau "honor" (Amerika) versus "honour" (Inggris).
2.
Pelafalan kata:
Beberapa kata dalam bahasa Inggris
Amerika dan Inggris Inggris memiliki pelafalan yang berbeda, seperti
"schedule" (Amerika) yang dilafalkan "sked-yool" versus
"shed-yool" (Inggris).
3. Kosakata:
Terdapat beberapa kata yang digunakan
dalam bahasa Inggris Amerika dan Inggris Inggris yang berbeda arti atau tidak
digunakan sama sekali. Misalnya, "truck" (Amerika) yang berarti mobil
truk, sedangkan dalam Inggris disebut "lorry". Begitu pula dengan
"apartment" (Amerika) yang disebut "flat" dalam bahasa
Inggris Inggris.
4. Tatabahasa:
Ada beberapa perbedaan dalam tata
bahasa, seperti pemakaian kata kerja dalam bentuk lampau. Di Amerika, bentuk
past tense biasanya dibentuk dengan menambahkan "-ed" pada akhir
kata, seperti "walked" atau "talked". Sedangkan di Inggris,
ada beberapa kata yang memiliki bentuk past tense yang tidak mengikuti aturan
tersebut, misalnya "ran" atau "saw".
5. Penggunaan tanda baca:
Beberapa tanda baca juga berbeda penggunaannya
dalam bahasa Inggris Amerika dan Inggris Inggris. Misalnya, dalam bahasa
Inggris Inggris, tanda koma biasanya diletakkan sebelum kata "and" di
dalam daftar, sedangkan dalam bahasa Inggris Amerika tidak selalu diperlukan.
Perbedaan-perbedaan tersebut tidak terlalu signifikan, namun bisa menjadi faktor penting dalam pemahaman dan penggunaan bahasa Inggris yang baik dan benar.
Perbedaan aksen Inggris British dan Inggris
America
Perbedaan aksen antara bahasa Inggris
British dan Amerika bisa terdengar jelas pada intonasi, penekanan kata, dan
pelafalan beberapa huruf atau bunyi tertentu. Berikut adalah beberapa perbedaan
utama dalam aksen Inggris British dan Amerika serta contohnya:
1. Pelafalan huruf "r":
Di Amerika, huruf "r"
cenderung dilafalkan dengan jelas dan kuat, sedangkan di Inggris biasanya
diabaikan atau hanya sedikit terdengar, terutama di akhir kata. Contohnya, kata
"car" dalam aksen Amerika dilafalkan "kaa-r", sedangkan di
Inggris sering terdengar seperti "caa".
2. Intonasi dan penekanan:
Aksen Inggris Amerika cenderung
memiliki intonasi yang lebih datar atau monoton dan penekanan yang relatif seragam
pada setiap suku kata, sedangkan di Inggris biasanya ada penekanan lebih kuat
pada kata-kata penting dalam kalimat. Contohnya, dalam kalimat "What are
you doing today?" dalam aksen Amerika intonasinya relatif datar dan
penekanan pada setiap suku kata hampir sama, sedangkan di Inggris biasanya ada
penekanan yang lebih kuat pada kata "doing" dan "today".
3. Ejaan kata:
Beberapa kata dalam bahasa Inggris Amerika dan
Inggris Inggris dilafalkan dengan aksen yang berbeda. Misalnya, kata
"dance" dalam aksen Amerika dilafalkan "daa-ns", sedangkan
di Inggris sering terdengar seperti "daa-ah-ns".
4. Penggunaan kata dan frasa:
Ada beberapa kata dan frasa dalam bahasa
Inggris Amerika dan Inggris Inggris yang memiliki makna yang sama tetapi
diucapkan dengan cara yang berbeda, misalnya "vacation" (Amerika)
versus "holiday" (Inggris), atau "apartment" (Amerika)
versus "flat" (Inggris).
5. Pemilihan kata:
Aksen Inggris Amerika cenderung
menggunakan bahasa yang lebih informal dan mudah dipahami, sedangkan di Inggris
lebih formal dan kadang-kadang menggunakan kata-kata yang lebih rumit.
Contohnya, dalam bahasa Inggris Amerika, kata "trash" dipakai untuk
menyebut sampah, sedangkan di Inggris kata "rubbish" lebih sering
digunakan.
Perbedaan aksen antara bahasa Inggris
British dan Amerika tidaklah mutlak dan bisa berbeda-beda tergantung pada
daerah dan situasi. Namun, pemahaman mengenai perbedaan ini dapat membantu
mempermudah komunikasi antara orang dengan aksen yang berbeda.
ini adalah postingan pertama di blog saya yang baru saya buat. masih tahap belajar pasti banyak kesalahan.
BalasHapus